Judul di atas sebenarnya ciplakan terhadap sebuah buku karya Yusuf
al-Qaradhawi yang berjudul al-Imam al-Ghazali bain Madihihi wa Naqidih. Hanya
saja buku tersebut menjadikan Imam al-Ghazali sebagai objek kajian, sementara
dalam tulisan ini yang menjadi objek adalah seorang tokoh kontroversial yang
bernama Gus Dur. Sebagai santri yang hanya bisa membaca Gus Dur dari jauh
(karena saya bukanlah dari kalangan NU tulen), saya melihat adanya beragam
pendapat tentang beliau. Mulai dari orang yang memujinya habis-habisan, bahkan
tidak tanggung-tanggung ada yang menganggapnya sebagai wali yang pantas
diikuti petuah-petuahnya.
Variasi dan Jenis Kitab-Kitab Hadis
Kalau dibandingkan dengan disiplin ilmu lain, maka hadis merupakan
sebuah cabang ilmu yang sangat kaya dan variatif. Hal itu bisa dilihat dari
beragamnya perangkat keilmuan yang berada di bawah Ilmu Hadis tersebut seperti Ilmu
Sanad, Ilmu Takhrij, Ilmu Jarh wa Ta’dil, Ilmu ‘Ilal al-Hadis dan lain-lain,
serta banyaknya tipe-tipe kitab yang ditulis berdasarkan jenis-jenis ilmu
tersebut, seperti apa yang dikenal dengan sebutan Kitab Jami’, Sunan,
Mustadrak, Mustakhraj, Zawaid, Majma’ dan lain sebagainya. Tulisan ini akan
mencoba menghimpun seluruh jenis-jenis kitab hadis tersebut dan menjelaskan pengertiannya
masing-masing, InsyaAllah.
Tanya Jawab Seputar Problematika Fikih
Pertanyaan : Apakah keputihan pada wanita dihukum najis atau tidak?
Keputihan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah penyakit
kelamin pada wanita yang ditandai dengan keluarnya lendir putih yang
menyebabkan rasa gatal. Sedangkan keputihan (fluor albus) menurut
istilah kedokteran merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita yang
disebabkan oleh infeksi dan biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina
dan di sekitar bibir vagina bagian luar.
Dalam terminologi Ilmu Fikih keputihan disebut juga dengan rathubah
al-farj yang mengandung pengertian cairan putih yang mempunyai bentuk
antara madzi (lendir putih yang bersifat lengket dan keluar dari
kemaluan seseorang karena syahwat) dan keringat, sehingga keputihan tidak dapat
dikategorikan sebagai madzi secara pasti dan tidak pula keringat.
Pengertian ini akhirnya mengundang perbedaan pendapat di kalangan ulama dalam
hal menentukan apakah ia dihukumi najis atau tidak.
Dokumentasi Daurah Langkah Awal Menjadi Mufassir
إختصار دورة بداية المفسر في بيت القرأن
Bait al-Qur’an, Pondok Cabe, 27 Januari-1 Februari 2013
Bait al-Qur’an, Pondok Cabe, 27 Januari-1 Februari 2013
Daurah Bidayah al-Mufassir (Langkah Awal
Menjadi Mufassir), itulah tema kegiatan yang penulis ikuti kurang lebih satu
setengah bulan yang lalu. Kegiatan tersebut terlaksana berkat adanya
kerjasama antara tiga universitas, yaitu STAIN Jember, IAIN Cerebon, dan UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Pusat Studi al-Qur’an (PSQ pimpinan M.
Quraisy Shihah) serta Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia (IAAI yang juga diketuai
oleh beliau). Acara tersebut berlangsung selama lebih kurang 6 hari, yakni dari
tanggal 27 Januari s/d 1 Februari 2013.
Untaian Kata-Kata Mutiara Guru Koe
شكرا لكم أيها المعلم
Buya Amran A. Shamad al-Shufiy Rahimahullah (Guru Mantik, Nahu, dan Ushul Fikih penulis) pernah berujar: “Menuntut
ilmu itu bagaikan seorang yang sedang makan daging, apabila daging tersebut
dikunyah (dicerna) secara sempurna maka ia akan menyehatkan orang yang
memakannya (daging itu akan menjadi tambahan gizi untuk tubuhnya), namun
sebaliknya apabila kunyahnya tidak sempurna (alias belum lumat) maka akan
mendatangkan penyakit bagi orang yang memakannya (seperti sakit perut). Orang
yang menuntut ilmu tapi tidak paripurna maka apa yang ia tuntut hanya akan
menambah penyakit (keraguan dalam segala hal), oleh karena itu totallah dalam
menuntut ilmu!”.Inilah Buletin Perdana Rasionalika
![]() | |
Buletin I Rasionalika |
Buku di samping merupakan buletin perdana FDLP Rasionalika (salah
satu Lembaga Semi Otonom yang berada di lingkungan International Institute For
Hadith Sciences, Jakarta) periode 2011-2012 yang terbit pada Bulan November lalu.
Setelah melalui usaha keras dari segenap dewan redaksi serta melewati proses editing
dan cetak yang sangat melelahkan, akhirnya buletin mini yang berisi kurang lebih 96 halaman dan 7 tema itu pun bisa tersaji ke hadapan hadirat pembaca.
Sekelumit Sejarah FDLP Rasionalika
Prolog
FDLP Rasionalika adalah salah satu Lembaga Semi Otonom (LSO) yang berada di lingkungan Darus-Sunnah International Institute For Hadits Sciences.
Lembaga ini didirikan pada tahun 1999 atas inisiatif dari Moch. Syarif
Hidayatullah (santri Darus-Sunnah angkatan pertama). Kemudian untuk
konsep diskusinya sendiri digagas oleh 3 orang Mahasantri Darus-Sunnah Institute for Hadits Sciences (sekarang- Darus-Sunnah International Institute For Hadits Sciences),
yaitu Moh. Syarif Hidayatullah, Nurul Huda Ma’arif dan Muhammad Zen.
Dari ketiga Mahasantri inilah, akhirnya digagas sebuah organisasi yang
memiliki concern di bidang pengembangan pemikiran dan intelektual lewat diskusi-diskusi mengenai isu kontemporer.
Langganan:
Postingan (Atom)
صاحب الكتابة

- Al-Dho'if Yunal Isra al-Fadany
- Bukittinggi, Agam, Indonesia
- Seorang pelajar yang tengah berkontemplasi dalam pencarian jatidiri dan ilmu pengetahuan, walau hingga saat ini ilmu yang dia harapkan terasa masih dangkal dan jauh dari kesempurnaan. Dia lahir pada hari Kamis pagi, tanggal 22 Februari 1990 atau bertepatan dengan 26 Rajab 1410 Hijriah. Diberi nama dengan Yunal Isra bin Syamsul Bahri dan biasa dipanggil dengan sebutan Yunal/Isra/Inal. Pendidikan pertama yang pernah dijalaninya adalah Pendidikan TK pada tahun 1996, kemudian dilanjutkan ke SD 01 Baso dan tamat pada tahun 2002. Setelah itu memutuskan untuk fokus mendalami ilmu-ilmu keislaman di MTI Canduang dan tamat pada tahun 2009. Setahun kemudian ia meneruskan petualangan intelektualnya di program S1 Fakultas Dirasah Islamiyyah UIN Syarif Hidayatullah dan Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences Jakarta. Berharap semoga bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk manusia lain dan diredoi orang tua dan tuhannya, amien.! Fokus kajiannya sekarang "al-Muhaafazhah A'la al-Qadiimi al-Shaalih, wa al-Akhdzu bi al-Jadiidi al-Ashlah".
Terima kasih atas kunjungannya.........!!!!!!
نحمدك اللهم منزل الآيات تبصرة لأولى الألباب ورافع الدلالات عبرة لتزيل بها عن القلوب الحجاب ونشكرك شرعت الحلال والحرام وأنزلت الكتاب وجعلته هدى لكل خير يرام ونصلى ونسلم على سيدنا محمد المؤيد من الله بأجلى النيرات والساطع نوره في أفق الهداية بما يزيح الريب والمدلهمات وعلى آله خير آل وأصحابه ومن لهم مقتف أوموال