Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

Inilah Buletin Perdana Rasionalika


BuletinRasionalika
Buku di samping merupakan buletin perdana FDLP Rasionalika (salah satu Lembaga Semi Otonom yang berada di lingkungan International Institute For Hadith Sciences, Jakarta) periode 2011-2012 yang terbit pada Bulan November lalu. Setelah melalui usaha keras dari segenap dewan redaksi serta melewati proses editing dan cetak yang sangat melelahkan, akhirnya buletin mini yang berisi kurang lebih 96 halaman dan 7 tema itu pun bisa tersaji ke hadapan hadirat pembaca.

Pesantren Dalam Pandangan Modernis


Cak Nur dan Modernisasi Pesantren
Sebuah Refleksi terhadap Buku Bilik-Bilik Pesantren karya Dr. Nurcholish Madjid

“Dari segi historis pesantren tidak hanya identik dengan makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous).” –Dr. Nurcholish Madjid.

Prolog
Membaca pesantren dalam paradigma modernis merupakan sebuah kajian yang sangat urgen dan sekaligus menarik. Karena dengan itu, kita bisa mengetahui sejauh mana gaung pesantren dalam menghadapi cakrawala kehidupan sosial masyarakat Indonesia, khususnya setengah abad belakangan ini. Hal itu juga bisa dikorelasikan secara debatable dengan kritikan-kritikan yang muncul terhadap pesantren mengenai kredibelitasnya sebagai sebuah lembaga pendidikan tradisional nusantara dalam menghadapi kemajuan teknologi dan merespon persoalan-persoalan kontemporer yang jamak bermunculan serta harus segera dicarikan solusinya itu.
           

Resensi Buku “Kembang Setaman Perkawinan”

Nama Buku                 : Kembang Setaman Perkawinan
Pengarang                   : Forum Kajian Kitab Kuning/ FK3.
Penerbit                       : Buku Kompas
Tebal Buku                  : XXII + 336 Halaman
Harga Buku                 : 47.000
Jumlah Halaman         : 336 Halaman

Buku yang berjudul Kembang Setaman Perkawinan ini merupakan buku kritikan dan analisis kritis terhadap kitab U’qud al-Lujain karya Syekh Nawawi al-Bantani, seorang ulama asli Banten yang lama bermukim di Mekkah al-Mukarramah. Buku ini terbit pertama kali pada tahun 2005 buah karya tim FK3 (Forom Kajian Kitab Kuning). Buku ini juga secara detail mengkritik setiap bagian dari kitab tersebut, kemudian memberikan sanggahan sekenanya terkait dengan dalil ataupun istidlal dari syekh yang sangat produktif itu. Namun walaupun demikian tetap saja antara kritikan dengan apa yang ditulis oleh Syekh Nawawi dalam kitab beliau tersebut perlu kita sikapi secara proporsional, agar tidak terjadi pemaksaan dan dominanisasi epistimologis antara keduanya yang akan membawa kita bersikap tidak adil terhadap keduanya.

“al-Mizan al-Kubra” Solusi Ber-fikih Masa Kini

Nama Buku                 : al-Mizan al-Kubra al-Sya’rani
Pengarang                   : A’bd al-Wahhab al-Sya’rani
Penerbit                       : Darul Kutub al-'Ilmiyyah
Tebal Buku                  : 581 Halaman
Harga Buku                 : 60.000
Jumlah Halaman         : 581 Halaman

Fikih dalam tataran praktisnya, merupakan sebuah ilmu yang bersifat dinamis dan fleksibel sesuai dengan objek dan konteksnya. Hal ini terbukti dengan banyaknya perbedaan pendapat dalam ilmu yang satu ini. Perbedaan itu tidak hanya muncul dari mereka yang berbeda madzhab/lintas madzhab saja, namun juga diantara mereka yang mengaku menganut madzhab yang sama. Seperti halnya Imam Rafi’i dengan Imam Nawawi misalnya, walaupun keduanya sama-sama bermadzhab Syafi’i, namun tidak jarang hasil ijtihad keduanya berbeda dalam berbagai persoalan fikih yang mereka komentari. Bahkan menurut M. Ali Hasan dalam sebuah bukunya mengatakan bahwa Imam Syafi’i sendiri pernah berbeda pendapat dengan dirinya sendiri. Hal itu terbukti dengan munculnya istilah qaul qadim dan qaul jadid beliau.

Resensi Buku Wacana Ideologi Negara Islam

Nama Buku                 : Wacana Ideologi Negara Islam.
Pengarang                   : Al-Chaidar.
Harga Buku                : 10.000 Rupiah.
           
Buku dengan judul Wacana Ideologi Negara Islam karangan Al-Chaidar[1] ini pada dasarkan sangat menarik untuk dibaca. Pengarangnya mencoba untuk mengilustrasikan wacana pembentukan negara Islam yang pada saat ini masih menjadi bahan sorotan serta menjadi ajang perdebatan antara mereka yang pro dengan wacana tersebut dengan mereka yang kontra. Perdebatan itu bergerak ibarat bola salju yang semakin lama semakin membesar tanpa adanya titik temu yang jelas antara keduanya. Bagi pihak yang mendukung mereka beralasan bahwa penegakan Negara Islam Indonesia merupakan suatu hal yang sangat mungkin sekali, bahkan sangat mudah mengingat mayoritas warga Negara Indonesia adalah beragama Islam.

صاحب الكتابة

Foto saya
Bukittinggi, Agam, Indonesia
Seorang pelajar yang tengah berkontemplasi dalam pencarian jatidiri dan ilmu pengetahuan, walau hingga saat ini ilmu yang dia harapkan terasa masih dangkal dan jauh dari kesempurnaan. Dia lahir pada hari Kamis pagi, tanggal 22 Februari 1990 atau bertepatan dengan 26 Rajab 1410 Hijriah. Diberi nama dengan Yunal Isra bin Syamsul Bahri dan biasa dipanggil dengan sebutan Yunal/Isra/Inal. Pendidikan pertama yang pernah dijalaninya adalah Pendidikan TK pada tahun 1996, kemudian dilanjutkan ke SD 01 Baso dan tamat pada tahun 2002. Setelah itu memutuskan untuk fokus mendalami ilmu-ilmu keislaman di MTI Canduang dan tamat pada tahun 2009. Setahun kemudian ia meneruskan petualangan intelektualnya di program S1 Fakultas Dirasah Islamiyyah UIN Syarif Hidayatullah dan Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences Jakarta. Berharap semoga bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk manusia lain dan diredoi orang tua dan tuhannya, amien.! Fokus kajiannya sekarang "al-Muhaafazhah A'la al-Qadiimi al-Shaalih, wa al-Akhdzu bi al-Jadiidi al-Ashlah".

Terima kasih atas kunjungannya.........!!!!!!

نحمدك اللهم منزل الآيات تبصرة لأولى الألباب ورافع الدلالات عبرة لتزيل بها عن القلوب الحجاب ونشكرك شرعت الحلال والحرام وأنزلت الكتاب وجعلته هدى لكل خير يرام ونصلى ونسلم على سيدنا محمد المؤيد من الله بأجلى النيرات والساطع نوره في أفق الهداية بما يزيح الريب والمدلهمات وعلى آله خير آل وأصحابه ومن لهم مقتف أوموال