Tampilkan postingan dengan label Transkrip Diskusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transkrip Diskusi. Tampilkan semua postingan

"Hadza Fikru al-Mu'tazili..!!"


Pada saat mengikuti mata kuliah hadis dengan seorang dosen di kampus tercinta, saya mengalami suatu hal yang tidak biasa. Pada saat itu, secara kebetulan dosen pembimbing mata kuliah tersebut tengah menjelaskan sebuah hadis yang sangat populer dalam Islam. Hadis yang dijadikan landasan dalam keberagamaan umat Islam terkhusus dibidang keimanan dan keislaman mereka. Hadis itu terdapat dalam shahih Bukhari dan Muslim, kemudian dinukil kembali oleh Imam Nawawi dalam kitab Arba’in beliau. Berikut petikan hadis tersebut :

عن أبي عبد الرحمن عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله تعالى عنهما قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم يقول : بني الإسلام على خمس : شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وحج البيت وصوم رمضان

Jadal Mengenai Haid dan Hal-hal yang Terkait dengannya.

Berikut ini adalah debat yang rada-rada ilmiah yang pernah penulis lakoni didunia maya facebook, bersama senior penulis angkatan 2005 yang icon facebooknya bernama Ashfi Raihan, Ust Asril Aziz (guru penulis sewaktu mondok di MTI Canduang dahulu), Zamzami Saleh (senior penulis angkatan 2008 yang sekarang tengah melanjutkan pendidikannya di Univ al-Azhar Mesir), dan Buya Najwan A.Shamad. Maksud dari diskusi ini tidak lain hanya untuk mendiskusikan persoalan haid yang terkadang diabaikan oleh sebagian besar umat Islam, khususnya kaum hawa. Jadi penulis sajikan dalam bentuk tanyajawab yang insyaAllah bermanfaat. Penulis serahkan kesimpulannya kepada para pembaca, untuk mengambil ataupun menolak pendapat-pendapat yang disampaikan dalam forum ini..!!!

Berawal dari sebuah status yang dibuat oleh Kakanda Ashfi Raihan di group MTI Canduang yang berbunyi “Assalaamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Mengapa dalam hadis itu wanita nifas dan haid tidak disyari'atkan mengqadha shalatnya setelah suci? 'Illatnya pun tidak dijelaskan...” kemudian dari stetement tersebut muncullah perdebatan seperti dibawah ini :

Benarkah term Islam belum populer diawal-awal perkembangannya.?

"Ternyata term “Islam” yang dikenal sebagai nama sebuah agama, baru populer pada abad-abad ke-2/3 hijriah, yaitu setelah wilayah kekuasaan Islam itu meluas ke daerah-daerah diluar Arab” begitu gumam seorang teman kepadaku. Mendengar pernyataan tersebut secara refleks akupun angkat bicara lalu bertanya mengenai apa maksud dari pernyataan yang baru saja dia lontarkan itu. Kemudian dia mengambil sebuah tafsir Al-Qur’an berbahasa Inggris karya Muhammad Asad, dan membacakan teks seperti dibawah ini :

“Furthermore, one must beware of rendering, in each and very case, the religious terms used in the Quran in the sense which they have acquired after islam had become “institutionalized” into a definite set of laws, tenets, and practices. However legitimate this “institutionalized” may be in the context of Islamic religious history, it is obvious that the Quran cannot be correctly understood if we read it merely in the light of later ideological developments” yang artinya :

صاحب الكتابة

Foto saya
Bukittinggi, Agam, Indonesia
Seorang pelajar yang tengah berkontemplasi dalam pencarian jatidiri dan ilmu pengetahuan, walau hingga saat ini ilmu yang dia harapkan terasa masih dangkal dan jauh dari kesempurnaan. Dia lahir pada hari Kamis pagi, tanggal 22 Februari 1990 atau bertepatan dengan 26 Rajab 1410 Hijriah. Diberi nama dengan Yunal Isra bin Syamsul Bahri dan biasa dipanggil dengan sebutan Yunal/Isra/Inal. Pendidikan pertama yang pernah dijalaninya adalah Pendidikan TK pada tahun 1996, kemudian dilanjutkan ke SD 01 Baso dan tamat pada tahun 2002. Setelah itu memutuskan untuk fokus mendalami ilmu-ilmu keislaman di MTI Canduang dan tamat pada tahun 2009. Setahun kemudian ia meneruskan petualangan intelektualnya di program S1 Fakultas Dirasah Islamiyyah UIN Syarif Hidayatullah dan Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences Jakarta. Berharap semoga bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk manusia lain dan diredoi orang tua dan tuhannya, amien.! Fokus kajiannya sekarang "al-Muhaafazhah A'la al-Qadiimi al-Shaalih, wa al-Akhdzu bi al-Jadiidi al-Ashlah".

Terima kasih atas kunjungannya.........!!!!!!

نحمدك اللهم منزل الآيات تبصرة لأولى الألباب ورافع الدلالات عبرة لتزيل بها عن القلوب الحجاب ونشكرك شرعت الحلال والحرام وأنزلت الكتاب وجعلته هدى لكل خير يرام ونصلى ونسلم على سيدنا محمد المؤيد من الله بأجلى النيرات والساطع نوره في أفق الهداية بما يزيح الريب والمدلهمات وعلى آله خير آل وأصحابه ومن لهم مقتف أوموال