Badai Pasti Berlalu

Dikisahkan seorang arab badui (arab pedusunan) datang menemui Saydina Ali ibn Abi Thalib sembari berkeluh-kesah, "Wahai Amirul Mukminin, aku sedang diuji oleh Allah Swt, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang dapat menghilangkan ujian ini dari diriku!".

Lalu Saydina Ali menjawab, "Wahai pemuda, badai pasti berlalu. Setiap cobaan pasti akan berakhir. Usahamu untuk menghilangkan cobaan tersebut tidak akan ada artinya selama Allah masih menginginkannya, bahkan usahamu itu malahan akan menambah berat ujian tersebut.

Allah pernah berfirman dalam Surah Al-Zumar ayat ke-38, "Jika Allah hendak mendatangkan bencana kepadaku, apakah mereka mampu menghilangkan bencana itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku apakah mereka dapat mencegah rahmat-Nya.? Katakanlah : Cukuplah Allah bagiku, kepada-Nyalah orang-orang yang bertawakkal berserah diri".

Oleh sebab itu, minta pertolonganlah hanya kepada Allah dan bersabarlah! Perbanyaklah istighfar, karena sesungguhnya Allah telah menjanjikan kebaikan untuk mereka yang selalu bersabar sebagaimana firman-Nya dalam Surah al-Nur ayat ke-10-12.

Ketika mendengarkan nasehat tersebut, pemuda itu pun tersadar dan langsung pamit untuk pulang ke negerinya. Pada saat bersamaan Saydina Ali pun langsung bersenandung, "Jika tidaklah karena pertolongan Allah terhadap seseorang, niscaya hal pertama yang akan dia andalkan hanyalah usaha dirinya sendiri".

(Diterjemahkan langsung dari kitab Alf Qisshah wa Qisshah karya Hani al-Hajj, hal 346-347).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mohon kritik dan sarannya.!

Ada kesalahan di dalam gadget ini

صاحب الكتابة

Foto saya
Bukittinggi, Agam, Indonesia
Seorang pelajar yang tengah berkontemplasi dalam pencarian jatidiri dan ilmu pengetahuan, walau hingga saat ini ilmu yang dia harapkan terasa masih dangkal dan jauh dari kesempurnaan. Dia lahir pada hari Kamis pagi, tanggal 22 Februari 1990 atau bertepatan dengan 26 Rajab 1410 Hijriah. Diberi nama dengan Yunal Isra bin Syamsul Bahri dan biasa dipanggil dengan sebutan Yunal/Isra/Inal. Pendidikan pertama yang pernah dijalaninya adalah Pendidikan TK pada tahun 1996, kemudian dilanjutkan ke SD 01 Baso dan tamat pada tahun 2002. Setelah itu memutuskan untuk fokus mendalami ilmu-ilmu keislaman di MTI Canduang dan tamat pada tahun 2009. Setahun kemudian ia meneruskan petualangan intelektualnya di program S1 Fakultas Dirasah Islamiyyah UIN Syarif Hidayatullah dan Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences Jakarta. Berharap semoga bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk manusia lain dan diredoi orang tua dan tuhannya, amien.! Fokus kajiannya sekarang "al-Muhaafazhah A'la al-Qadiimi al-Shaalih, wa al-Akhdzu bi al-Jadiidi al-Ashlah".

Terima kasih atas kunjungannya.........!!!!!!

نحمدك اللهم منزل الآيات تبصرة لأولى الألباب ورافع الدلالات عبرة لتزيل بها عن القلوب الحجاب ونشكرك شرعت الحلال والحرام وأنزلت الكتاب وجعلته هدى لكل خير يرام ونصلى ونسلم على سيدنا محمد المؤيد من الله بأجلى النيرات والساطع نوره في أفق الهداية بما يزيح الريب والمدلهمات وعلى آله خير آل وأصحابه ومن لهم مقتف أوموال