Percaya Terhadap Takdir adalah Bukti Kesempurnaan Iman

Diriwayatkan dari al-Walid ibn 'Ubadah, ia berkata, "Suatu saat aku datang menemui ayah dan aku dapati beliau sedang terbaring sakit tak berdaya, lalu aku berkata, "Wahai ayah, berwasiatlah kepadaku dan suruhlah aku (untuk berbuat sesuatu untukmu!)"

Lalu ayah berkata, "Dudukkanlah saya!".

Ketika mereka (orang-orang di sekitar beliau) mendudukkannya, ia berujar, "Wahai anakku, sesungguhnya engkau tidak akan memperoleh kesempurnaan iman dan mencapai keagungan makrifah terhadap Allah Swt hingga engkau mengimani takdir baik dan buruk dari Allah Swt".

Lalu aku berkata, "Wahai ayahku, bagaimanakah caranya supaya aku dapat mengetahui takdir tersebut.?".

Ia menjawab, "Engkau ketahui bahwa sesuatu yang membuatmu salah tidak akan membenarkanmu dan sesuatu yang membuatmu benar tidak akan menyalahkanmu. 

Wahai anakku, ayah pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Sesungguhnya makhluk pertama yang Allah ciptakan di alam ini adalah qalam (pena). Kemudian Allah berkata kepadanya, "tulislah.!!". Maka sejak saat itu qalam tersebut menuliskan segala sesuatu yang akan terjadi hingga hari akhir nanti".

Jika ayah meninggal dan tidak ada ketetapan di tulisan tersebut kalau ayah akan masuk sorga, maka artinya ayah akan masuk neraka".

Diterjemahkan langsung dari Kitab Alfu Qishshah wa Qishshah karya Hani al-Hajj, hal 8.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mohon kritik dan sarannya.!

Ada kesalahan di dalam gadget ini

صاحب الكتابة

Foto saya
Bukittinggi, Agam, Indonesia
Seorang pelajar yang tengah berkontemplasi dalam pencarian jatidiri dan ilmu pengetahuan, walau hingga saat ini ilmu yang dia harapkan terasa masih dangkal dan jauh dari kesempurnaan. Dia lahir pada hari Kamis pagi, tanggal 22 Februari 1990 atau bertepatan dengan 26 Rajab 1410 Hijriah. Diberi nama dengan Yunal Isra bin Syamsul Bahri dan biasa dipanggil dengan sebutan Yunal/Isra/Inal. Pendidikan pertama yang pernah dijalaninya adalah Pendidikan TK pada tahun 1996, kemudian dilanjutkan ke SD 01 Baso dan tamat pada tahun 2002. Setelah itu memutuskan untuk fokus mendalami ilmu-ilmu keislaman di MTI Canduang dan tamat pada tahun 2009. Setahun kemudian ia meneruskan petualangan intelektualnya di program S1 Fakultas Dirasah Islamiyyah UIN Syarif Hidayatullah dan Darus-Sunnah International Institute For Hadith Sciences Jakarta. Berharap semoga bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk manusia lain dan diredoi orang tua dan tuhannya, amien.! Fokus kajiannya sekarang "al-Muhaafazhah A'la al-Qadiimi al-Shaalih, wa al-Akhdzu bi al-Jadiidi al-Ashlah".

Terima kasih atas kunjungannya.........!!!!!!

نحمدك اللهم منزل الآيات تبصرة لأولى الألباب ورافع الدلالات عبرة لتزيل بها عن القلوب الحجاب ونشكرك شرعت الحلال والحرام وأنزلت الكتاب وجعلته هدى لكل خير يرام ونصلى ونسلم على سيدنا محمد المؤيد من الله بأجلى النيرات والساطع نوره في أفق الهداية بما يزيح الريب والمدلهمات وعلى آله خير آل وأصحابه ومن لهم مقتف أوموال